Kembali ke daftar berita
Senin, 31 Agustus 2026 Laporan Kegiatan

PERJUSA 2026 SMP Insan Rabbany: Melatih Disiplin, Kemandirian, dan Ketangguhan Siswa

Oleh Dini Nurfitria, S.Pd.
PERJUSA 2026 SMP Insan Rabbany: Melatih Disiplin, Kemandirian, dan Ketangguhan Siswa

SMP Insan Rabbany menyelenggarakan Perkemahan Jumat-Sabtu (PERJUSA) pada 7-8 Agustus 2026 di Konservasi Rimbun, Ciater, Tangerang Selatan. Kegiatan tahunan bagi anggota Pramuka ini menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan, kemandirian, ketangguhan, kerja sama, dan tanggung jawab siswa melalui pengalaman belajar di alam terbuka.

PERJUSA 2026 diikuti oleh 120 siswa, yang terdiri atas 43 siswa kelas VII, 34 siswa kelas VIII, dan 43 siswa kelas IX. Selama kegiatan, para peserta didampingi oleh 15 guru dan dua pembina Pramuka.

Belajar Bekerja Sama di Alam Terbuka

Rangkaian kegiatan dimulai pada Jumat siang dengan pembukaan oleh Kepala SMP Insan Rabbany sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Ka Mabigus), Koesdini Sandrasofia, M.Pd. Setelah tiba di lokasi perkemahan dan menata perlengkapan di tenda masing-masing, para peserta mengikuti berbagai kegiatan kelompok di pos kedisiplinan, permainan kelompok, tali-temali, dan keterampilan kepramukaan.

Kegiatan berlanjut dengan memasak bersama. Para siswa berbagi tugas dan saling membantu menyiapkan makanan, sehingga mereka dapat mempraktikkan kekompakan dan tanggung jawab secara langsung. Menjelang malam, peserta melaksanakan salat Magrib dan Isya berjamaah serta makan malam bersama.

Kehangatan Api Unggun dan Pentas Seni

Malam PERJUSA semakin berkesan dengan upacara api unggun yang berlangsung khidmat. Kehangatan api unggun kemudian dilanjutkan dengan pentas seni kelompok. Para siswa menampilkan tarian, nyanyian, yel-yel, dan beragam atraksi yang disambut meriah oleh seluruh peserta.

Pada Sabtu pagi, kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah dan kultum yang disampaikan oleh Alvaro dan Alvan dari kelas IX. Para peserta kemudian menyiapkan sarapan, mengikuti senam pagi, dan melanjutkan kegiatan outbound.

Dalam kegiatan outbound, siswa menghadapi beragam tantangan di pos rakit, jembatan jaring, tangkap ikan, merayap, dan laporan. Setiap tantangan mendorong mereka untuk berkomunikasi, menyusun strategi, berani mengambil keputusan, dan menyelesaikan tugas bersama.

PERJUSA 2026 ditutup dengan upacara penutupan sebelum para peserta kembali ke rumah. Melalui seluruh rangkaian kegiatan, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang lebih disiplin, mandiri, tangguh, dan mampu bekerja sama—nilai-nilai penting dalam membentuk generasi Rabbany yang siap menghadapi berbagai tantangan.