Qur’anic Parenting: Membangun Kekuatan Mental Anak di Era Disrupsi
Tangerang Selatan, 17 September 2026 — Yayasan Asa Fatiha Indonesia bersama KB-TK-SD Islam Raudhah dan SMP-SMA Insan Rabbany menyelenggarakan kegiatan Qur’anic Parenting bertema “Membangun Kekuatan Mental Anak di Era Disrupsi.”
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30–11.30 WIB ini diikuti sekitar 900 peserta, terdiri atas orang tua murid dan masyarakat umum. Antusiasme mereka menunjukkan besarnya perhatian terhadap peran keluarga dalam membangun kekuatan mental dan karakter anak di tengah perubahan zaman.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah oleh Mr. Iqbak, Mr. Wafran, dan Ms. Noni. Seluruh peserta kemudian melantunkan Asmaul Husna bersama, dilanjutkan dengan penampilan marawis oleh guru-guru SD Islam Raudhah.
Dalam sambutannya, perwakilan Yayasan Asa Fatiha Indonesia, Ibu Hj. Anita Hanurawati, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada para peserta dan semua pihak yang mendukung kegiatan. Beliau menekankan pentingnya sinergi keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membangun kekuatan mental anak yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak mulia.
Pada sesi utama, dr. Aisah Dahlan, CM., NLP., CCHt., CI., berbagi wawasan tentang pendampingan anak di era disrupsi. Beliau membahas pentingnya komunikasi positif, pengelolaan emosi, keteladanan, serta lingkungan keluarga yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Yayasan Asa Fatiha Indonesia untuk memperkuat kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mempersiapkan generasi yang tangguh, berkarakter, dan berpegang pada nilai-nilai Al-Qur’an.
Ketua Panitia, Ibu Julaeha, M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada Ketua Yayasan H. Dwi Sasongko, SE, Ak, CIA, BIA; Hj. Anita Hanurawati, M.Pd.; dr. Aisah Dahlan dan tim; para kepala sekolah dan guru; ketua komite beserta tim; seluruh peserta, orang tua murid, dan masyarakat umum; serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Semoga Qur’anic Parenting menjadi langkah nyata menuju keluarga yang lebih kuat dan generasi yang tangguh, berkarakter baik, serta memiliki nilai spiritual yang kokoh.
“Membangun kekuatan mental anak hari ini, untuk menyiapkan generasi tangguh menghadapi masa depan.”