Iman, adab, ilmu, dan keberanian

Program &
Kurikulum

SD Islam Raudhah BSD memadukan Kurikulum Nasional, pendidikan Islam, dan kegiatan pengembangan diri dalam pengalaman belajar yang utuh.

Program
70
Kegiatan
10
Ekskul
22
Kegiatan belajar di SD Islam Raudhah BSD
Kelas 1 - 6

“Ilmu yang dipelajari. Nilai yang dihidupi.”

SD Islam Raudhah BSD

01 / Fondasi belajar

Kurikulum inti yang saling menguatkan.

Mata pelajaran inti, pendidikan karakter, dan program keislaman disusun sebagai satu fondasi pembelajaran—bukan bagian yang berjalan sendiri-sendiri.

22

Komponen kurikulum

Struktur program

Fondasi akademik & karakter

  • 01PADB (Pendidikan Agama Dan Budi Pekerti)
  • 02Bahasa Indonesia
  • 03Matematika
  • 04Pendidikan Kewarganegaraan (PKN)
  • 05Ilmu Pengetahuan Alam
  • 06SBDP (Seni Budaya & Prakarya)
  • 07PJOK
  • 08P5 (Pedidikan Karakter)
  • 09Program Bilingual
  • 10Proses spiritualisasi pendidikan
  • 11Pelatihan ibadah dan muamalah
  • 12Akhlaq Lil-Banin
  • 13Native Speaker
  • 14Pelatihan Psikologi
  • 15Pembinaan Berjenjang
  • 16Perlombaan Keluar Sekolah
  • 17Tahfidz (Doa harian, surat pendek/ Juz 30 dan hadits)
  • 18Al-Qur’an dan Hadits
  • 19Tahsin, Tafhim dan Tahfidz Alqur’an (T3Q)
  • 20Bimbingan budi pekerti dengan materi kitab Akhlaq Lil-Banin
  • 21Sholat Dhuha, Sholat Dhuhur dan Sholat Jum’at (kls IV – VI)
  • 22SBDP (Seni Budaya & Prakarya)

Penguat pengalaman belajar

Belajar juga berlangsung lewat perayaan dan pengalaman.

Di SD Islam Raudhah BSD, pendidikan dipandang sebagai proses yang berlangsung secara utuh, tidak hanya melalui kegiatan pembelajaran akademik di dalam kelas, tetapi juga melalui berbagai pengalaman yang membantu peserta didik mengenal dirinya, lingkungannya, nilai-nilai keislaman, budaya, dan kehidupan bermasyarakat.

Program kegiatan non-akademik menjadi bagian penting dari proses tersebut. Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) dan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) dirancang bukan semata-mata sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai ruang belajar yang memungkinkan siswa mengalami secara langsung nilai-nilai yang sedang dipelajari.

Melalui kegiatan yang edukatif, kontekstual, kreatif, dan menyenangkan, siswa mendapatkan kesempatan untuk belajar melalui pengalaman: mengamati, mencoba, berinteraksi, bekerja sama, mengekspresikan diri, dan merefleksikan makna dari setiap kegiatan. Dengan demikian, pembelajaran diharapkan tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi tumbuh menjadi sikap dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap kegiatan menjadi bagian dari ikhtiar SD Islam Raudhah BSD untuk menumbuhkan peserta didik yang memiliki fondasi keimanan, karakter positif, kepedulian terhadap sesama, kecintaan terhadap bangsa dan budaya, serta kesiapan untuk terus belajar dan berkembang.

02 / Pengembangan diri

Ruang untuk mencoba, tampil, dan mengenal diri.

Di SD Islam Raudhah BSD, pengembangan diri menjadi bagian dari proses pendidikan yang memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengenali potensi, membangun kepercayaan diri, mengembangkan minat dan bakat, serta belajar berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya.

Berbagai kegiatan pengembangan diri dirancang agar siswa memperoleh pengalaman yang lebih luas di luar pembelajaran akademik. Melalui seni, kegiatan kepemimpinan, kepramukaan, proyek, kunjungan belajar, kegiatan sosial, hingga pengalaman berbicara di depan orang lain, siswa mendapatkan kesempatan untuk mencoba, berproses, bekerja sama, mengambil tanggung jawab, dan belajar dari pengalaman nyata.

Setiap anak memiliki kekuatan dan cara berkembang yang berbeda. Karena itu, sekolah berupaya menyediakan beragam ruang pengalaman agar siswa dapat menemukan hal yang mereka sukai, mengenali kemampuan yang mereka miliki, sekaligus belajar menghadapi tantangan secara bertahap. Proses tersebut diharapkan membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, adaptif, kreatif, dan mampu bekerja sama.

Program pengembangan diri bukan sekadar kegiatan tambahan. Ia merupakan bagian dari perjalanan pendidikan yang membantu siswa mengenal dirinya dan mempersiapkan keterampilan yang dibutuhkan untuk belajar, berkarya, dan hidup bersama orang lain.

03 / Waktu belajar

Ritme harian yang seimbang.

Jadwal memberi ruang yang proporsional untuk pembelajaran akademik, ibadah, istirahat, dan kegiatan pengembangan peserta didik.

Jadwal kegiatan belajar

SD Islam Raudhah BSD

05

  1. 01

    Kelas 1

    07:30 - 13:00

  2. 02

    Kelas 2

    07:00 - 13:00

  3. 03

    Kelas 3

    07:00 - 13:30

  4. 04

    Kelas 4

    07:00 - 14:00

  5. 05

    Kelas 5 & 6

    07:00 - 14:30

04 / Ekstrakurikuler

Minat yang mendapat tempat untuk bertumbuh.

Kegiatan di luar pembelajaran inti membantu peserta didik menemukan bakat, memperluas minat, dan membangun karakter melalui proses yang mereka nikmati.

01 · 10

Olahraga

Gerak, disiplin, dan sportivitas

  • Renang
  • Futsal
  • Basket
  • Panahan
  • Taekwondo
  • Karate
  • Pencak Silat
  • Shorinji Kempo
  • Sepatu Roda
  • Badminton
02 · 08

Kesenian

Ekspresi, rasa, dan kepercayaan diri

  • Tari Tradisional
  • Menggambar & Mewarnai
  • Bina Vokalia
  • Angklung
  • Gamelan
  • Tari Saman
  • Art & Fun
  • Theater
03 · 04

Keilmuan

Logika, bahasa, dan eksplorasi

  • Math Club
  • Science Club
  • English Club
  • Arabic Club

Kenali sekolah lebih dekat

Mari temukan perjalanan belajar yang tepat untuk Ananda.

Hubungi sekolah

Peringatan Hari Besar Islam

Uji Tahfiz

Menguatkan kecintaan kepada Al-Qur'an.

Uji Tahfiz di SD Islam Raudhah BSD merupakan salah satu bentuk evaluasi sekaligus apresiasi terhadap proses pembelajaran Al-Qur’an yang telah dijalani peserta didik. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang bagi siswa untuk menunjukkan perkembangan hafalan mereka secara langsung di hadapan orang tua dan publik. Dengan demikian, proses Tahfiz tidak hanya menjadi aktivitas pembelajaran yang berlangsung di dalam kelas, tetapi juga memiliki ruang untuk ditampilkan, diuji, dan diapresiasi secara terbuka.

Dalam pelaksanaannya, peserta didik mendapatkan kesempatan untuk mendemonstrasikan hafalan Al-Qur’an yang telah mereka pelajari dengan didampingi dan disaksikan oleh orang tua. Momen ini menjadi bentuk pelaporan pembelajaran yang lebih konkret, karena orang tua dapat melihat secara langsung proses dan capaian hafalan ananda. Kehadiran orang tua bukan hanya sebagai penonton, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan, apresiasi, dan motivasi kepada anak dalam perjalanan mereka bersama Al-Qur’an.

Lebih dari sekadar menguji kemampuan menghafal, Uji Tahfiz menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam membangun keberanian dan kepercayaan diri. Berdiri di hadapan orang lain untuk menyampaikan hafalan membutuhkan kesiapan mental, konsentrasi, ketenangan, dan keberanian. Anak belajar mengelola rasa gugup, menjaga fokus, serta berusaha memberikan kemampuan terbaiknya. Pengalaman tersebut menjadi latihan penting untuk membangun mental positif yang akan bermanfaat dalam berbagai situasi kehidupan.

Kegiatan ini juga mengajarkan bahwa sebuah pencapaian lahir dari proses yang konsisten. Hafalan yang ditampilkan pada saat Uji Tahfiz merupakan hasil dari kegiatan menghafal, murojaah, menyimak, memperbaiki bacaan, serta pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan. Karena itu, yang diapresiasi bukan hanya jumlah atau kelancaran hafalan, tetapi juga ketekunan, kedisiplinan, keberanian, dan proses belajar setiap anak.

Bagi sekolah, Uji Tahfiz menjadi salah satu bentuk komitmen untuk menghadirkan proses pendidikan yang terukur, terbuka, dan melibatkan orang tua. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada orang tua untuk memperoleh gambaran secara langsung mengenai perkembangan pembelajaran Tahfiz ananda sekaligus menjadi sarana membangun sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi perjalanan anak bersama Al-Qur’an.

Karakter & kompetensi yang dikembangkan

  • Cinta Al-Qur'an
  • Disiplin
  • Istiqamah
  • Tanggung jawab
  • Percaya diri
  • Ketekunan